Seperti kita ketahui bersama, CVT dilindungi oleh cover, yg biasa kita sebut dengan nama cover CVT.
Cover ini berfungsi untuk melindungi isi CVT dari segala macam benda asing, supaya gak masuk kedalamnya, juga untuk keamanan, bisa dibayangkan apa yg akan terjadi kalau bagian tubuh kita, terutama kaki tersambar oleh isi cvt pada saat mesin hidup.
Nah.. pada bagian depan cover tsb ada bagian cover yg terpisah n menempel pada bagian cover cvtnya. Bagian tersebut biasa dipanggil ‘Air Duct”.
Berikut penampakan air duct tersebut :
PhotoGrid_1411393591710
Klu kita perhatikan, di atas airduct ada semacam sirip, sirip itu berfungsi sebagai lubang ventilasi untuk mengalirkan udara ke dalam cvt, akibat sedotan dari berputarnya kipas pulley (drive face).

Sebelumnya, mari kita pelajari bagaimana cara kerja pendinginan pada CVT…
Pada saat mesin hidup, pulley depan akan berputar n menarik vbelt ikut berputar juga, vbelt berputar menarik pulley belakang yg mengakibatkan ban belakang ikut berputar, alias motor melaju..
Akibat putaran2 ini, ditambah rambatan panas dari mesin, maka part2 cvt tsb akan menjadi panas, panas ini menyebabkan suhu di dalam ruang cvt menjadi panas.

Apabila panas dari part2 cvt tersebut berlebih, maka part cvt akan menjadi rusak karena pemuaian.
Maka, untuk mencegah hal tsb terjadi, dialirkanlah udara segar, yg dihisap oleh kipas pulley, dan udara didorong keluar melalui belakang cvt, menjadi udara panas, krn udara tsb membawa energi panas dari dalam ruang cvt. cmiw
PhotoGrid_1411380473835

Hmmm… seandainya udara yg disedot lebih banyak, pendinginan di dalam ruang cvt mungkin akan lebih maksimal lagi kali yah…
Supaya udara yg disedot bisa bertambah banyak, ya lubang ventilasi masuknya udara harus diperbesar lagi tentunya.
Bagaimana cara memperbesar ventilasinya ?
Yuk kita bahas lagi…

Pertama, buka 3 buah baut pengunci cover airduct dengan menggunakan kunci L5, jangan lupa kick starter dicopot dulu, klu gak dicopot, cover airductnya gak bisa dibuka tentunya.

Setelah cover dilepas, di dalam cover ada 1 buah sekrup pengunci saluran udara airduct nya yg harus dibuka
PhotoGrid_1411381177358
Setelah sekrup dibuka, maka akan menjadi begini.. (maaf airductnya kotor… 😀 )
PhotoGrid_1411381226882

Lanjut yuk…
Ambil bagian isi dari cover airduct tsb, bagian yg kecilnya..
Dibagian atas n bawahnya kita liat ada semacam sekat (dekat lubang baut). buang sekat2 tsb dengan menggunakan cutter, tapi jangan dibuang habis yah, sisakan sisi2 dalam sekitar 2 mm.
Dan lubangi dinding sisinya, sebanyak 3 lubang, sejajar dan berjarak sama dari lubang satu ke lubang lainnya, dengan diameter lubang sebesar 1 cm.
Dan buat 1 lg lubang, dengan diameter 1 cm juga di dinding sisi sebelah bawah.
Maka hasilnya akan menjadi begini..
PhotoGrid_1411380422886 PhotoGrid_1411380912492

Dan apabila nanti sudah terpasang, maka penampakannya akan seperti ini…
PhotoGrid_1411380542381

Di situ bisa kita lihat, udara masuk disedot dari hampir semua sisi, sehingga udara yg masuk ke dalam ruang cvt akan bertambah banyak pastinya, yang artinya pendingin di dalam ruang cvt akan berlangsung lebih maksimal.

Buktinya…
Sebelum mengerjakan ini, hidupkan motor dengan standar dua, gas motor pada kecepatan 40-50 kpj, rasakan udara yg keluar melalui belakang cvt dengan menggunakan tangan..
Udara yang keluar tsb kita bandingkan kekuatan hembusannya dengan hembusan udara yg keluar setelah airductnya di upgrade, mana yg lebih kuat hembusannya.
Hembusan yg lebih kuat, akan membuat pendinginan yg lebih maksimal tentunya…

Selamat mencoba n semoga berhasil..

*)
Special thanks n penghargaan yg setinggi2nya untuk Mr. DD Lorrigan, yg telah meriset n menemukan ide ini, dan mau sharing n berbagi ilmu, juga mengijinkan ane untuk membuat tulisan ini agar bisa berbagi dengan seluruh pengguna/pemilik vario 125 lainnya..